Tidak Boleh Memanggil Manusia Dengan Panggilan Nama Hewan. Kenapa??? Simak…

Memanasnya tensi perpolitikan di Indonesia, memunculkan pertengkaran antara sesama rakyat Indonesia, terlebih antar sesama muslim pun ikut terpecah, hal ini tentu saja rawan dimanfaatkan oleh pihak lain yang memang menginginkan perpecahan dan keributan di negara Indonesia. Banyak yang kebablasan menghina dan mencaci saudara muslimnya, karena itu sadarlah dan simaklah nasehat berikut ini

LARANGAN MENGHINA MANUSIA (CIPTAAN ALLAH) DENGAN NAMA BINATANG
.
Ibrahim An Nakha’i rahimahullah mengatakan:
.
كَانُوا يَقُولُونَ: إِذَا قَالَ الرَّجُلُ لِلرَّجُلِ: يَا حِمَارُ، يَا كَلْبُ، يَا خِنْزِيرُ؛ قَالَ اللَّهُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: أَتَرَانِي خَلَقْتُ كَلْبًا أَوْ حِمَارًا أَوْ خِنْزِيرًا؟
.
“mereka (para tabi’in) dahulu mengatakan, jika seseorang mencela orang lain dgn perkataan ‘wahai keledai‘, ‘wahai anjing‘, ‘wahai babi‘ maka kelak Allah akan bertanya kepadanya di hari kiamat: ‘apakah engkau melihat Aku menciptakan (dia) sebagai anjing atau keledai atau babi?’” (diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5/238)
.
Sa’id bin Al Musayyab rahimahullah mengatakan:
.
“Jangan engkau berkata kepada temanmu ‘wahai keledai‘, ‘wahai anjing‘, ‘wahai babi‘. Sehingga kelak di hari kiamat engkan akan ditanya: ’apakah engkau melihat aku diciptakan sebagai anjing atau keledai atau babi?’” (diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5/282)
.
An Nawawi rahimahullah dlm kitab Al Adzkar (365) mengatakan:
.
ومن الألفاظ المذمومة المستعملة في العادة قوله لمن يخاصمه: يا حمار، يا تيس، يا كلب، ونحو ذلك، فهذا قبيح لوجهين: أحدهما: أنه كذب. والآخر: أنه إيذاء
.
“diantara lafadz yang tercela yang biasa digunakan orang untuk mencela orang yang berselisih denganya adalah perkataan ‘wahai keledai‘, ‘wahai kambing‘, ‘wahai anjing‘ atau semacamnya. Perkataan ini tercela dari 2 sisi: (1) itu merupakan dusta (2) itu merupakan gangguan terhadap orang lain”.
.
“Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun”. “Sesungguhnya binatang (makhluk)

yg paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yg kafir, karena mereka itu tidak beriman”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *