Keutamaan Memakai Songkok

KEUTAMAAN MEMAKAI SONGKOK

membahas tentang keutamaan memakai songkok

songkok.co.id – Songkok atau kopiah merupakan istilah lain dari penutup kepala yang sering digunakan oleh seorang pria muslim untuk acara-acara keagamaan maupun acara resmi lainnya. Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: “Dahulu kaum itu (yaitu para shahabat) (ketika shalat) sujud beralaskan ‘imaamah (sorban) dan qolansuwah (songkok/peci) mereka, sedang kedua tangannya beralaskan lengan bajunya.” (HR. al-Bukhari I/202 bab “Sujud Beralaskan Kain ketika Matahari Sangat Panas”, dan Mushannaf Abdurrozzaq no.1566).
Inti dari pemakaian songkok adalah mengikuti sunnah nabi Muhammad. Beberapa hadist menyebutkan bahwa Rasulullah selalu memakai penutup kepala, baik secara sempurna dengan Imamah /udeng-udeng (semacam sorban yang diikatkan di kepala, di dasari oleh songkok haji atau hanya sorban saja) maupun penutup yang sangat sederhana berupa kain yang diletakkan diatas kepala semacam songkok haji.

Abdullah bin Sa’id-rahimahullah- berkata,“Aku lihat pada Ali bin Al-Husain ada sebuah songkok putih buatan Mesir”. [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushonnaf (24855) Disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Rasulullah Saw selalu memakai songkok putih. Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani dari Ibnu Umar, dan Imam Suyuthi dalam Jami’us Shagir hal 21  mengatakan hadits ini “hasan”.

Sirri atau Rahasia pemakaian songkok adalah menjaga adab dan sopan santun kita terhadap Allah swt. Sesederhana apapun bentuknya, songkok atau peci sangat dianjurkan untuk digunakan kapanpun kita berada, kecuali ketika tidur atau dalam keadaan yang tidak patut. Karenanya tidak heran ketika penulis menemui seorang ulama besar yang telah tua renta di Jeddah , beliau masih terus setia mengenakan songkok dan baju putih dengan rapih layaknya orang mau menghadap untuk sholat, padahal beliau sudah tidak bisa berdiri apalagi berjalan. Hanya diam dan memejamkan mata dalam pembaringannya. Maklum saja mengingat orang yang paling beradab dan merasa takut dengan Tuhannya adalah orang-orang yang berilmu tinggi seperti beliau. Berbeda dengan orang awam yang masih suka koleksi baju warna-warni dan jarang sekali/bahkan tidak pernah memakai songkok atau peci, dalam sholat sekalipun. Karena memang tidak takut Tuhan dan tidak memperdulikan adab denganNya.

Bagi seorang ulama atau publik figur yang biasa menggunakan songkok dalam keseharian mereka, tidak adanya songkok sebab hilang atau lainnya, merupakan salah satu dispensasi khusus dibolehkannya mereka untuk tidak mengikuti sholat jum’at maupun jamaah sholat fardu lainnya. Dalam keadaan ini setip orang boleh menggantinya dengan sholat duhur dan jamaah sendiri dirumah. Hal ini dikarenakan menjaga muru’ah (harga diri) ulama di depan publiknya. Begitu berharga martabat songkok dalam pandangan agama sehingga tanpa peci dan pakaian yang layak, seorang publik figur termasuk dalam kategori orang yang diberi dispensasi untuk meninggalkan jum’at dan jamaah.

Keutamaan atau Faidah
Sebuah hadist menjelaskan bahwa para malaikat bershalawat (memintakan ampunan kepada Allah) bagi orang sholat yang memakai imamah atau penutup kepala.
Abdurrahman Al-mashur menjelaskan hadis ini dalam kitab ‘Bugyah’: “Bahwasanya semua pemakai penutup kepala mendapatkan fadhilah doa dari para malaikat dan sunnah nabi, baik yang sederhana seperti peci saja dengan warna apapun, atau secara sempurna dengan menambahkan sorban yang diikatkan di atas peci.

Disamping itu para pemakai songkok juga memiliki keistimewaan khusus berupa pahala yang dilipatgandakan. Seperti dijelaskan dalam sebuah hadist fahdhoilul a’mal. “Sholat orang yang menggunakan songkok lebih baik dan utama tujuh puluh kali lipat daripada sholatnya orang yang tidak menggunakannya”.

Beberapa keutamaan dan anjuran pemakaian songkok yang telah dipaparkan tadi sekaligus menegaskan bahwa songkok bukanlah sekedar produk budaya suatu daerah tertentu. Sebaliknya songkok adalah gambaran dari bentuk adab dan sopan santun kita terhadap sang pencipta yang telah dipelopori oleh panutan sejati kita, Rasulullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *