Dasar tiga surat pada rokaat terakhir sholat witir

Dasar tiga surat pada rokaat terakhir sholat witir

Ini kami paparkan untuk penulis khususnya dan umumnya untuk semua pembaca yang belum paham dasarnya atau hanya sekedar ikut-ikutan namun terjadwal jadi imam heheh (hanya gurauan)

Langsung saja mari kita simak keterangan dibawah ini:

Pertama:

Dari Kitab I’anatutholibin 1/250 :

قوله و یسن لمن اوتر بثلاث ان یقرا الخ ای لما رواه النسائ و ابن ماجه سئلت عائشه رضی الله عنها بای شئ کان یوتر رسول الله صلی الله علیه و سلم قالت کان یقرا فی الاولی بسبح اسم ربک الاعلی و فی الثانیه بقل یا ایها الکافرون و فی الثالثه بقل هو الله احد و المعوذتین

disunnahkan bagi yang shalat witir 3 rakaat (sampai akhir perkataannya), maksudnya karena ada hadits yang diriwayatkan oleh Annasa’i dan Ibnu Majah, bahwa siti ‘aisyah pernah ditanya tentang cara nabi Muhammad shalat witir. Dan Siti ‘aisyah menjawab : Bahwa nabi Muhammad shalat witir pada rakaat pertama dngn surah”sabbihis marabbikal a’la”, di rakaat kedua dengan membaca surah ”qul ya ayyuhal kafirun”, dan di rakaat ketiga (witir yang 1 rakaat) dengan membaca ”qul huwallahu ahad” serta ”qul a’udzu bi rabbil falaq” dan”qul a’udzu bi rabbin nas”.

Kedua :

Dari kitab Roudlotut Tholibin 1/332

ويستحب لمن أوتر بثلاث ، أن يقرأ بعد الفاتحة في الأولى : ( سبح ) . وفي الثانية : ( قل يا أيها الكافرون ) . وفي الثالثة : ( قل هو الله أحد ) . والمعوذتين .

Disunnahkan bagi orang yang sholat witir 3 rokaat setelah Al-Fatihah pada rokaat pertama untuk membaca surat “Sabbihisma”, rokaat kedua membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan pada rokaat yang ketiga membaca surat “Qul Huallohu Ahad” dan “Almu’awwidzataini (Al-Falaq dan An-Nas)”

Ketiga :

Dari kitab Nihayatuz Zain 1/102

وَإِذا صلى الْوتر رَكْعَة فَقَط قَرَأَ فِيهَا بعد الْفَاتِحَة سُورَة الْإِخْلَاص {قل أعوذ بِرَبّ الفلق} 113 الفلق الْآيَة 1 {قل أعوذ بِرَبّ النَّاس} 114 النَّاس الْآيَة 1 وَإِن صَلَاة ثَلَاثًا قَرَأَ فِي الأولى سُورَة {سبح اسْم رَبك الْأَعْلَى} 87 الْأَعْلَى الْآيَة 1 وَفِي الثَّانِيَة سُورَة الْكَافِرُونَ وَفِي الثَّالِثَة السُّور الثَّلَاث الْمُتَقَدّمَة

وَإِن صَلَاة زِيَادَة على الثَّلَاث قَرَأَ فِي الأولى من كل الرَّكْعَتَيْنِ سُورَة {إِنَّا أَنزَلْنَاهُ} 97 الْقدر الْآيَة 1 وَفِي الثَّانِيَة سُورَة الْكَافِرُونَ مَا عدا الْأَخِيرَتَيْنِ وَمَا عدا رَكْعَة الْوتر أما هَذِه فَيقْرَأ فِيهَا مَا تقدم

Jika seseorang sholat satu rokaat witir maka setelah Fatihah hendaknya membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Nas.

Jika sholat tiga rokaat maka rokaat pertama setelah Fatihah membaca surat Al-A’la dan rokaat kedua membaca surat Al-Kafirun kemudian Rokaat terahir seperti keterangan sebelumnya.

Jika sholat witir lebih dari tiga rokaat maka setelah fatihah rokaat pertama membaca surat Al-Qodr, rokaat kedua membaca surat Al-Kafirun selain dua rokaat terakhir dan bukan rokaat ganjil dari Witir.

Semoga kita semua tercerahkan dengan pengetahuan dasar tiga surat pada rokaat terakhir sholat witir ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *