islami

Category

Archives

0 comments

AMALAN PADA MALAM HARI RAYA ‘IDUL FITRI DAN ‘IDUL ADHA

Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

عن عبادة بن الصامت رضي الله عنه أن رسول ﷺ قال: “من أحيا ليلة الفطر وليلة الأضحى لم يمت قلبه يوم تموت القلوب” رواه الطبراني في الكبير والأوسط.

Dari Ubadah Ibn Shomit r.a. Sungguh Rosulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa menghidupkan malam Idul Fitri dan malam Idul Adlha, hatinya tidak akan mati, di hari matinya hati.” ( HR.Thobaroni )

عن أبي أمامه رضي الله عنه عن النبي ﷺ قال : “من قام ليلتي العيدين محتسباً لم يمت قلبه يوم تموت القلوب”. وفي رواية “من أحيا” رواه ابن ماجه

Dari Abi Umamah r.a, dari Nabi ﷺ, bersabda: Barangsiapa beribadah di dua malam Hari Raya dengan hanya mengharap ALLAH, maka hatinya tidak akan mati pada hari matinya hati. ( HR. Ibnu Majah )

Bagaimana cara menghidupkan dua Hari Raya itu? Telah disebutkan oleh Syaikh Abdul Hamid Al Qudsi, dengan mengamalkan beberapa amalan:

1. Syaikh Al Hafni berkata: Ukuran minimal menghidupkan malam bisa dengan Sholat Isya’ berjama’ah dan meniatkan diri untuk jama’ah Sholat Shubuh pada besoknya. Atau memperbanyak sholat sunnah dan bacaan-bacaan dzikir

( Dan dzikir yang paling di anjurkan di malam hari raya adalah bacaan takbir / takbiran ) .

2. Syaikh Al Wanna’i dalam risalahnya: Barangsiapa membaca ISTIGHFAR seratus kali (100×) setelah Sholat Shubuh di pagi Hari Raya, maka akan dihapus dosa-dosanya di dalam buku catatannya, dan pada hari kiamat akan aman dari siksa.

3. Masih dari Syaikh Al Wanna’i: Barangsiapa membaca :

سُبٍحَانَ اللّٰه وَبِحَمْدِهِ 100x

pada Hari Raya, dan menghadiahkan pahalanya untuk ahli kubur, maka para ahli kubur berkata,”Wahai Dzat Yang Maha Penyayang, rahmatilah ia, dan jadikanlah ia ahli surga”.

4. Syaikh Al Fasyni berkata dalam Tuhfatul Ikhwan: Dari Sahabat Annas, dari Nabi ﷺ, bersabda (yang artinya): Hiasilah dua Hari Raya dengan tahlil, taqdis, tahmid dan takbir”. Nabi juga bersabda : Barangsiapa yang membaca:

سُبٍحَانَ اللّٰه وَبِحَمْدِهِ 300x

Dan ia menghadiahkan bacaan tersebut untuk kaum musliminin yang sudah wafat, maka seribu cahaya akan masuk di setiap kuburan, dan Allah akan memasukkan seribu cahaya ke kuburnya jika ia meninggal.

5. Syaikh Az Zuhri berkata: Sahabat Anas r.a. berkata, Nabi ﷺ bersabda (yang artinya): Barangsiapa di dua Hari Raya mengucapkan:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰه وَحْدَهُ لاَ شِريْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْر وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئً قَدَيْر

sebanyak 400× sebelum Sholat ‘Ied, maka Allah SWT akan menikahkannya dg 400 bidadari, seakan memerdekakan 400 budak, dan Allah SWT mewakilkan para malaikat untuk membangun kota-kota dan menanam pohon-pohon untuknya di hari kiamat.

Beliau Syaikh Az Zuhri berkata: “Aku tidak pernah meninggalkannya semenjak aku mendengarnya dari Sahabat Anas r.a. Dan Anas r.a. dahulu jg berkata: “Aku tidak pernah meninggalkannya semenjak aku mendengarnya dari Nabi ﷺ.”

SUMBER : Kitab Kanzun Najah Wa Surur

Semoga, semua ibadah yang yang telah kita kerjakan dibulan Ramadhan dan di bulan-bulan lainnya diterima oleh Allah SWT….

Dan semoga semua dosa yang pernah kita kerjakan, baik sengaja maupun tidak, baik kita ketahui ataupun tidak, dosa kecil maupun dosa yang besar, semoga Allah SWT menghapus semuanya, sehingga tidak tersisa pada diri kita kecuali kebaikan dan ridho-Nya…

Amin Ya robbal Alamin. . .

0 comments

menurut Imam Abdulloh Alhaddad

Ketika datang hari ke-23 Bulan Ramadhan pada malam Jumat, maka sesungguhnya besar kemungkinan itu adalah Lailatul Qodar

Malam itu merupakan malam yang agung dimana telah berkumpul tiga keagungan yakni:

  1. Satu malam dari beberapa malam Romadlon
  2. Malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Bulan Romadlon
  3. Malam Jum’at

Selaras dengan ilmu yang disampaikan oleh Ibnu Rojab, beliau mengatakan ” apabila malam jum’at bersamaan dengan salah satu malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Romadlon, maka malam itu berpeluang besar itu adalah malam Lailatul Qodar dengan izin Alloh.”

Semoga qita menemui Lailatul Qodar dalam ibadah terbaik kita kepada Alloh SWT.