Blog

Pada waktu itu kunjungan AlHabib Muhammad bin Alwi AlMaliki pertama kali di Kwitang di saat itu masih ada AlHabib Ali bin Husein AlAthas Di saat Habib Muhammad AlMaliki usai memberikan ceramahnya, AlHabib Muhammad AlMaliki meminta kepada AlHabib Muhammad AlHabsyi (anak dari habib Ali Alhabsy shohibul majlis kwitang) agar di perkenankan para Muridnya menyenandungkan Qasidah Busyrolana Di saat Qasidah di senandungkan tak henti hentinya AlHabib Ali bin Husein yang pada waktu[…]

Memanasnya tensi perpolitikan di Indonesia, memunculkan pertengkaran antara sesama rakyat Indonesia, terlebih antar sesama muslim pun ikut terpecah, hal ini tentu saja rawan dimanfaatkan oleh pihak lain yang memang menginginkan perpecahan dan keributan di negara Indonesia. Banyak yang kebablasan menghina dan mencaci saudara muslimnya, karena itu sadarlah dan simaklah nasehat berikut ini LARANGAN MENGHINA MANUSIA (CIPTAAN ALLAH) DENGAN NAMA BINATANG . Ibrahim An Nakha’i rahimahullah mengatakan: . كَانُوا يَقُولُونَ: إِذَا[…]

“Orang biasa (bukan habib) alim dibanding Habib jahil lebih muliacucu Rasulullah (Habib)…”“Berguru dgn Habib yg alim lebih afdhol dari pada berguru kepadaseribu ulama yg bukan habib…”Kalau habib benar ikuti kalau salah jgn dicaci.”Kita boleh benci dgn maksiatnya tapi jangan dgn jasadnya…”“supaya kita tidak kuwalat perbuatan para habaibseperti apa saja jangan dicaci / diikut campuri”“Apabila keluarga Rasulullah ada yg berbuat jahat maka sebelumberbuat jahat sudah diampuni Allah… jadi ini i’tiqad kita…””Hubungan[…]

Rasulullah Saw bersabda, “Ketahuilah bahwa mimbarnya Nabi Ibrahim AS berada disebelah kanan Arsy dan mimbarku disebelah kiri Arsy-Nya Allah Swt”. Maka para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, engkau lebih utama dari Nabi Ibrahim. Kenapa engkau ditempatkan disebelah kiri Arsy, sedangkan Nabi Ibrahim disebelah kanannya Arsy?”. Rasulullah menjawab, “Jalan ke Surga berada disebelah kanan Arsy, sedangkan jalan menuju Neraka disebelah kiri Arsy. Aku berada disebelah kiri, supaya aku dapat melihat umatku yang[…]

Pepatah mengatakan: “Mulut manusia yang benci tidak akan berhenti kecuali ketika tanah masuk kedalam mulutnya (ketika mati:pen). Begitu juga pendengki dan mata kebencian, apa yang dilihatnya selalu saja serba salah, seakan-akan ia tidak pernah berbuat salah. Dikatakan dalam nasehat yang indah: وَعَيْنُ الرِّضَا عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيْلَةٌ كَمَا أَنَّ عَيْنَ السُّخْطِ تُبْدِي الْمَسَاوِيَا Mata yang penuh ridha akan terpejam dari segala aib yang ia lihat Sedangkan mata yang penuh kebencian[…]